Hujan Deras, Pedagang Warung di Bendung Katulampa Khawatir

Foto: Dok.Pribadi

Bogor, 9 Maret 2025 - Hujan deras pada 9 Maret 2025 membuat debit air di Bendung Katulampa meningkat. Meski masih berstatus Siaga 4, pedagang warung sekitar waspada dan bersiap menghadapi kemungkinan banjir.

Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor menyebabkan debit air di Bendung Katulampa meningkat. Pada Sabtu, 9 Maret 2025, tinggi muka air (TMA) tercatat mencapai 50 cm dengan kondisi cuaca mendung tipis. Meskipun masih berstatus Siaga 4 atau dalam batas aman, warga sekitar tetap berwaspada terhadap kemungkinan kenaikan air yang lebih tinggi.

Salah satu masyarakat yang paling khawatir adalah para pedagang warung di sekitar bendungan itu. Mereka tengah bersiap menghadapi kemungkinan terburuk, mengingat pengalaman dari kejadian banjir sebelumnya yang berdampak begitu besar pada usaha mereka.

Arya Santoso, seorang pedagang di sekitar bendungan, mengatakan bahwa meskipun kondisi masih terkendali, ia dan rekan-rekannya juga tetap mengambil langkah antisipasi. “Kami terus memantau perkembangan debit air. Jika hujan turun terus-menerus, kami harus siap untuk memindahkan barang dagangan agar tidak terkena dampak banjir besar,” ujarnya.

Pedagang lainnya juga mulai bersiap dengan menyusun barang dagangan di tempat yang lebih tinggi serta memastikan saluran air di sekitar warung tetap bersih agar air tidak meluap. Mereka berharap langkah-langkah ini dapat mengurangi potensi kerugian jika terjadi banjir.

Selain itu, mereka terus berkoordinasi dengan warga dan juga petugas Bendung Katulampa untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi air. Informasi yang cepat dan akurat sangat penting agar mereka bisa mengambil tindakan jika terjadi peningkatan debit air yang signifikan.

Kewaspadaan ini beralasan. Pada kejadian sebelumnya, di tanggal 30 Januari 2014, debit air di Bendung Katulampa telah mencapai 220 cm dan menyebabkan banjir besar di wilayah hilir, termasuk Jakarta. Banyak warga yang terkena dampak dan harus mengungsi akibat derasnya aliran air yang deras.

Beberapa pedagang bahkan ikut mengalami kerugian besar akibat banjir yang datang secara tiba-tiba. Oleh karena itu, mereka berharap ada nya perhatian lebih dari pemerintah terkait mitigasi bencana dan dukungan terhadap pedagang kecil yang terdampak.


Foto: Dok.Pribadi

Dengan pengalaman tersebut, meskipun saat ini kondisi masih aman, para pedagang tetap siaga. Mereka berharap cuaca akan segera membaik dan tidak ada kenaikan air yang signifikan agar aktivitas mereka tetap berjalan lancar tanpa gangguan.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rustic Market Sentul: Nuansa Eropa di Tengah Alam Bogor

Prasasti Batu Tulis: Cerita Kerajaan yang Terukir Abadi

Toge Goreng, Kuliner Legendaris Bogor yang Tak Pernah Digoreng